Selasa, 23 Mei 2017

Perselisihan Antara Prinsip Manusia dan Allah

Foto: Dock Pribadi Maii Muyapa/KM

Oleh : Maii Muyapa


OPINI, KABARMAPEGAA.COM – Sebagai makluk ciptaan Tuhan yang menyebuat Manusia merupakan akar budi pekerti yang telah mendasar dalam dimana beraktivitas baik itu dalam alur berpikir, perasaan, tindakan, secara langsung dan tidak langsung adanya pengertian dan akar budi kita yang Diberi oleh Allah.

Dengan begitu berselisih prinsip manusia jauh berlainan prinsip Allah melalui gaya berpikir, perasaan, tindakan manusia, prinsip itu ada didalam kebiasaan manusia telah milikinya Sehingga sudut pandang manusia sering menjadi kontradiksi dan saling mengalahkan kepada sesama manusia. Tetapi kasih dan setia Allah adalah sumber hidup manusia.

Dalam keluargaan Sering terjadi tentu perselingkuh, bercemburu dan tidak saling menghormati satu sama lain pada sturuktural sebagai rumah tangganya. Berakibatnya muncul konflik dalam kekeluargaan. Dan biasanya hal ini terjadi bukan hanya di dalam tali family tetapi musti terjadi dimana-mana sekumpulan manusia disitu sering terjadinya konfrontansi akibatnya kegosipan dan lain halnya.

Dilihat bijak, hubungan sekumpulan orang dan individual adalah tujuan untuk mendapat saling menghargai diri lalu menghormati kepada sesama manusia. dan memaafkan diri apa bila salah pribadi lalu memaafkan perbuatan salah kepada sesama manusia. Bermulai dari kesalaan kepribadi maupun kelompok untuk menciptakan kehidupan harmonis yang berpujih dan damai. Itulah, prinsip ini menjadi sebuah jalan untuk hidup sehingga kehidupan kita diberkati oleh Prinsip Allah itu sendiri.

Jika iu, Tidak herang manusia berbuat salah...! sangat wajar. Karena Tuhan mengatakan “Setiap manusia yang hidup diatas permukaan bumi musti bahwa tidak berluput dari keselahan atau kesalahpahaman, sehingga musti terjadi konflik atau ulah dosa” jika mendengarkan peristiwa gembira. Tapi apa yang menjadi kesadaran terhadap perbuatannya. Na, hanya satu yaitu sadarkan diri dari perbuatannya. Lalu berikan meminta maaf kepada mereka yang diperbuatkan dosa dan kembali memperbaiki dalam tindakan yang di jebakan pada orangnya.

Selain itu, sangat cenderung dalam kehidupan manusia bahwa nilai manusia tidak dapat dipandang oleh manusia walaupun dia juga sebagai manusia. Ini merupakan prinsip manusia, moralitas yang ejekan terhadap manusia ke manusia lainnya. Sehingga munculnya membeda-bedakan kelas manusia atau latar belakangan manusia tersebut itu menjadi actor utama kebiasaan kita berkehidupan manusia di bumi ini.

Tetapi, bagimana kita sebagai umat Nasrami yang setia berpatut kepada kepercayaan dan keyakinan yang amat turuti kepada ajaran Firman Tuhan. Dan Ia mengatakan “Kepada siapa Tuhan meminta nasehat untuk mendapatkan pengertian, dan siapa yang mengajarkan Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya ia bertindak dengan pengertian” (Yesaya, 40.14) Kutipan ini, Saat Khotba oleh Pdt. Yosias Obaipa, S.Th. minggu, (14/05/2017) Pos PI Maranatha Kotaraja dalam. Jayapura, Papua.

Apakah qada perselisihan prinsip manusia dan Allah?

Prinsip Allah kepada ciptaan-Nya. Ia melihat kepada manusia tidak seseorang pun yang sempurna di atas permukaan bumi yang hidup namanya “Manusia” maka datanglah pada-Ku dan kuduskanlah dalam kemulian Tuhan. Sebab, dalam nama Tuhan Allah yang mampu menyelamatkan umat manusia dan mampu mengatasi segala perkara kehidupan manusia.

Tulisan ini menjadi berkat kita bersama, dan semua pihak yang membacanya amat penting untuk membedakan pengertian Allah dan pengertian manusia sehingga prinsip Allah lebih sempurna dari pada prinsip manusia yang kadang-kadang sesuai kebedaraan, situasi bumi. Oleh seba itu, bertumbuh diri dalam kasih Allah. Dan jadikan setiap keputusan aktivitas hidup manusia seperti prinsip Sang Allah penciptanya. Maka, ada sumber bekal bagi kita.

*) Penulis adalah anak muda Papua
 
Editor: Frans Pigai

TIM Kerja Gelar Raker Ke-III IPPMMAPI Se-Jayapura Periode 2017-2019


Ilustrasi :Logo IPPMMAPI Se-Jayapura.


Jayapura, (KCCM)---Tim Kerja  penyusunan  Program Kerja  Badan Pengurus  Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa/I dan Masyarakat Piyayita (IPPMMAPI) Se-Jayapura periode 2017-2019  telah gelarkan di tempat, Sekretariat IPPMMAPI, Jayapura, Papua.

Kegiatan tersebut telah belansung pada pukul, 12.00 Wit yang hadiri seluruh anggota IPPMMAPI Pembina, penasehat, serta simpatisan pra undangan pada Sabtu, (20/05/2017). Dengan thema: Merakit wadah IPPMMAPI Se-Jayapura, mencetak Kualitas pemimpin piyayita yang handal dan professional di masa depan piyayita. 

Sem Nawipa, menjelaskan,  Raker Ke-III ini merupakan pertama dari mencetak argument untuk memajukan dalam organisasi ini,”Jelasnya. 

“Karena setiap rancangan program kerja masing-masing Komisi penting untuk mengukur, berimbang dan beragam demi wadah IPPMMAPI Menjadi bijaksana,”Kata BP-IPPMMAPI Se-Jayapura.. 

Semtara itu, Pembina Darian Muyapa dalam berjalan proses kegiatan ini penting untuk kehadiran, bertabah, sadar lalu mengerti agar semua akan terlaksan sesuai prosedur organisasi yang ada,”Harapnya. 

Tambah, Senioritas Oktopianus Gobai bahwa tolak ukur dari terterah thema Raker ini adalah awal untuk melangka belajar berorganisasi yang benar dan tepat,”Ujurnya. 

Lanjutnya, Gobai Ikatan IPPMMAPI adalah wadah terbentuk untuk kita orang piyayita yang sedang berbondong-bondong di jayapura yang sedang bertekuni dalam berbagai ilmu pengetahuan,”Bebernya. 

“Sehingga konsistensial oleh kita sebagai Mahasiswa yang niat tanpa batas belajar berorganisasi amatlah tekun dan focus belajar agar kedepan menjadi seorang pemimpin yang ternama,”Pungkiri.

Reporter : Maii Muyapa

Nurani Nawi-Kobe : Siap dipimpin IPPMMAPI Se-Jayapura Periode (2017-2019)


Saat Mempinan Pimpinan Sidang Tetap Musyawarah Ke-III IPPMMAPI Se-Jayapura.

Motto: “Bersatu Untuk Belajar”

Jayapura, (KCCM)—Melalui Musyawarah Ke-III Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa/I, dan Masyarakat Piyayita (IPPMMAPI) Se-Jayapura telah terpilih Ketua Sem Nawipa dan Wakil Ketua Otniel Kobepa. Beberapa pekan lalu, di Aula, Bunga Youtefa, Jayapura Papua. 

Sem Nawipa, mengambarkan wadah ini,  Adalah Jadikan wadah IPPMMAPI Se-Jayapura tempat kursus bagi mahasiswa Piyayita yang sedang berada di kota study jayapura untuk berorientasi kapasitas diri, melatih mental, dan mencetak berwibawa yang andal dan berbobot,”Katanya.

Hal penting yang kami sampaikan bahwa berdidiri organisasi ini bukan hanya pemikiran bernuansa tapi ini merupakan tujuan dan maksud yang jelas dan jitu pada sasaran,”Jelasnya. 

“Karena perkembangan era globalisasi sedang bergulir melayarelah di atas jagat terintip maupun hayati kehidupan nyata. Sehingga, tujuan berdiri mahasiswa/i tidak berjebak dalam pengaruh modernisasi tetapi bagimana mahasiswa piyayita juga belajar berwawasan untuk beradaptasikan dalam era modernisasi telah sedang berkembang itu,”Kesanya terinda.

Lanjuta Kapten IPPMMAPI Se-Jayapura Sem Nawipa bahwa begitu pecat perkembangan dunia ilmu teknologi maupun komunikasi. Na, untuk memahami dan mengerti penting berorganizir,”Ujurnya. 

“Mengapa! Karena mahasiswa tanamkan modal pengetahuan dengan hal-hal kecil. Maka hal-hal terbesar akan terbawah dengan modal pengetahuan yang telah terlatih sebelumnya,”Konkritnya. 

“Untuk itu,  Ia bertutur  kepada Anggotanya bahwa badan pengurus akan membuka kegiatan bersifat mengasah kualitas mahasiswa jadi keluarga besar piyayita penting untuk partisitasinya,”Harapnya.

Tambahnya, Nawipa bahwa hanya untuk focus belajar dalam wadah organisasi saja, organisasi akan membawa menjadikan karakter pemimpin dan sikap pandai dalam dunia organisasi,”Tutupnya. 

Reporter: Sekretarit IPPMMAPI Se-Jayapura.   

PPK Panitia Maba: Dibahas Keluarga IPPMMAPI Se-Jayapura


Ilstrasi : Logo PANITIA MABA IPPMMAPI Se-Jayapura tahun 2017

Jayapura, (KCCM)—Deklarasian Agenda Penyusunan Program Kerja (PPK) Panitia Penerimahan Mahasiswa/I Baru (MABA) telah Membahas Keluarga besar Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa/I dan Masyarakat Piyayita (IPPMMAPI) Se-Jayapura. 

Ketua Agus Yumai menjelaskan Perseksi ke seksi yakni ; Usaha Dana, Kerohanian, Olaragah, Publikasi dan dokumentasi, Keamaan, Perlengkapan, Sekretariatan, di Aula IPPMMAPI  Kodam Jayapura, Papua, Selasa, (23/05/2017) 

Lanjut Agus Yumai, “Dimana ada Gula disitu ada pengetahuan, aertinya kesetian dalam organisasi,”Konkiritnya. 

Amos Tagii, Program kerja kita yang tentukan dan kita yang kerjakan. Maka, kita bisa kerja itulah yang kita tetapkan,”Katanya.  

BP- IPPMMAPI Se-Jayapura, Sem Nawipa berharapkan kepada panitia serta seluruh anggota dalam wadah ini harus kreatif dan meningkatkan Kesatuan dan persatuan itu sangat penting dalam organisasi,”Harapnya.

“Tegaskan juga, Ia  Tindakan itu lebih bagus dari pada diam tanpa tindakan. Agar semua rancang program kerja ini terlaksana,”Tegasnya. Nawipa.  

Pra Senior Linus Gobai, bahwa Gagasan yang telah berbincang bersama-sama dalam forum resmi itu harus cacat jikalau ada kata-kata motivasi atau aturan,”Bebernya.

reporter: M. M  Piyayita


Kamis, 11 Mei 2017

Musyawarah Ke-IV IPPMMARPUT Gelar di Asrama Paniai

Saat Pimpinan Sidang Sementara membahas tentang TATIP Musyawarah Ke--IV IPPMMARPUT Di Jayapura tempat, Asrama Paniai, Permnas III Waerna, Jayapura.


Jayapura, (KCCM)—Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Masyarakat Rayong Paniai Utara (IPPMMARPUT) Se-Jayapura menggelar Musyawarah Ke 4 Tahun 2017. Di tempat, Asrma Putra Paniai, Permnas III Waena, Jayapura. Kamis, (10/05/2017). 


Formator, Gobai mengatakan mementuk wadah IPPMMARPUT adalah tujuan dan maksud yang jelas bahwa Mencetak seorang berkapasitas yang berkualitas dan profeional,”Katanya 


“IPPMMARPUT di persatukan berfikir, menanam membangun untuk menuai sesuai thema yang telah berpanpangnya,”Jelasnya. 


Samuel Gobai, S.Sos menjelaskan Organisasi ini bukan wadah politik tetapi wadah yang dibentuk untuk belajar,”Jelasnya. 


“Karena tujuan dan Maksud ikatan ini adalah bagaimana mahasiswa/I rayong paniai utara juga bagimana memiliki mental, memiliki kualitas sebagai pemimpin terlatih dalam beroganisasi yang ada,”Ujurnya. 


Dalam pantauan, oleh Media ini Kegiatan Musyawarah sidang pleno demi pleno semunya berjalan dengan baik dan tertip,”Pantaunya. 

Repoter : Maii Muyapa

IPPMMAPI Se-Jayapura Gelar Musyawarah Ke-III


Proses persidangan berlansung, pimpinan sidang menerima Hasil pembahasan Komisi B Anggaran Rumah Tangga (ART) Sedang menyerakan kepada pimimpnan sidang tetap Musyawarah Ke-III IPPMMAPI Se-Jayapura 2017-2019

Jayapura, (KCCM)—Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mahasiswi dan Masyarakat Piyayita (IPPMMAPI) Se-Jayapura menggelarkan Musyawarah Ke-III di tempat, Aula Hottel Bunga Youtefa Jayapura Papua, Sabtu (06/05/2017).

Menjadi Thema; IPPMMAPI dapat meningkatkan solidaritas dan partisipasi dalam organisasi yang demokrasi, Adil, dan bermartabat Musyawarah Ke-III di Jayapura Tahun 2017.  Dan Motto sentral adalah “Bersatu Untuk Bekerja”.

Marius Gobai mengatakan Musyawarah Ke-III IPPMMAPI ini merupakan tindakan Mahasiswa member kokohkan dalam landasan Mekanisme organisasi,”Kata Formator dalam sela-sela Mubes.

Dalam proses persidangan yang telah di pimpin oleh sidang sementar, dan sidang tetap yang di pandu oleh pimpinan sidang sementara, Ketua Merpen Yumai,  Sekrtaris Marius Gobai, anggota. Meky Muyapa. Dan pimpinan sidang Tetap , Ketua Maii Muyapa, sekretaris Marius Gobai, Anggota Yudas Tubou Nawipa. 

Yang telah mengawali sidang-sidang adalah pleno I Pembahasan dan pengesahan jadwal, tatip. Pleno II Laporan pertanggung jawaban, LPJ dan pernyataan Demisionerkan BP IPPMMAPI Se-Jayapura, periode 2015-2017. Pleno III Pembagian Komisi komisi dan dan laporan hasil pembahasan komisi per Komisi. Pleno III Debat kandidat, pemaparan Visi Misi, Pemilihan BP IPPMMAPI Se-Jayapura, Pleno IV sidang Paripurna atau penutupan Sidang. 

Melalui Musyawarah Ke-III IPPMMAPI telah melahirkan Badan Pengurus IPPMMAPI Periode 2017-2019 adalah Sem Nawipa sebagai Ketua dan Otniel Kobepa menjadi Wakil Ketua. 

Reporter: Maii Muyapa.


 

Toko Intelektual Meepago: Diminta Mahasiswa Konsisten Belajar.

 
Setelah usai penyampaian Materi Bapak Naftali Yogi, S.Sos Mantan Bupati Paniai. di tengah. kanan Kapten Mahasiswa Yosafat Maii Muyapa. Kiri Yustina Tatogo Panitia Penyelenggarah Seminar Sehari FKM KP Di Jayapura/KM

Jayapura, (KCCM)—Toko Intelektual wilayah Meepago Naftali Yogi, S.Sos  memintah mahasiswa di jayapura harus sprit belajar konsisten  dalam dunia pendidikan formal maupun pendidikan non formal,”Katanya. 

“Karena, sekarang mau menjadi pemimpin negeri ini  membutuhkan seseorang yang betul-betul  tekun belajar dari mulai sekarang,”Jelasnya. Pemaparan pemateri, Naftali Yogi, hadapan peserta seminar sehari, FKM KP, di Aula SMK N 3 Jayapura, (22/04/2017).

Naftali Yogi, mengatakan  menjadi seseorang  pemimpin yang mempunyai kualitas atau wawasan yang luas, dimana ada wadah formal dan non formal yang manfaatkan untuk  belajar beroganisasi,”Ujurnya.

“Jangan bermimpi kalau kita tidak belajar memimpim, Jika kita telah bergabungan dalam organisasi lalu  harus kerjakan sesuai tupoksi  dipercayakannya,”Bebernya. 

Lanjut Kepala Biri Spitual Provinsi Papua Yogi, berharap nanti kalau anda  akan menjadi pemimpin. Maka kita harus memimpin metode Demokratis bukan Otoriter,”Harapnya 

“Agar kepemimpinan kita dapat terlaksan. Kalauppun, gunakan otoriter tetap akan ada efeknya sehingga kepeimpinan kita tetap akan tidak berhasil dan tidak mencapai pada visi dan misi itu sendiri,”Tegasnya. 

Tambah, mahasiswa harus memiliki kepandaian Hikmat Tuhan bukan vital manusia. Sebab, miliiki vital akan gagal dan kehikatan Tuhan Maka tetap akan Kita pintar,”Jelasnya..

Tambah lagi, Mahasiswa Mepagoo dan pada umumnya papua segera mendapatkan strategis miliki kepandai pemimpin banyak hanya untuk satu,”Tambahnya. 

“Jangan sia-siakan tempat kita belajar organisasi yang ada di jayapura lalu terus upayakan dalam semangat dan tanggung jawabkan sesuai Kepercayaan sekecil apapunn,”Bebernya. 

“Salah satunya adalah kepanitia dan program kepengurussan FKM KP di Jayapura sesuai dengan harapan atau/ target kita sendiri,”Tutupnya. 

Reporter: Admin KCCM