Rabu, 08 Maret 2017

IKAPPMMA Nabire Siap Akan Gelar Raker


Foto: Dock Pribadi Kapten Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Masyarakat Agadide (IKAPPMMA) Nabire.


Naabire, (KCCM)—Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Masyarakat Agadide (IKAPPMMA) Se-Nabire akan gelar rapat kerja (RAKER) periode 2017-2019.  Menjadi thema: trampil berkarya dan berprestasi. 

BP- Ikappmma Fredi Kedepa, mengatakan terpilih badan pengurus berapa bulan yang lalu. Tetapi, hanya ketabrakan dengan panitia natal, sehingga telah diundurkan,”Jelasnya. 

Maka, IKAPPMMA  siap akan deklarasikan penyusunan program Kerja selama periode berlansung,”Ucapnnya Kedepa. Via Telepon seluler, pada media ini. (08/03/2017).

Lanjut, sekretaris Peni Kudiai bahwa sekarang ini seharusnya pembentukan panitia Raker. Tapi, Panitia akan tangani oleh Pengurus terpilih sendiri,”Jelasnya. 

“Karena, setiap program yang nantinya akan menyusun itu yang kerjakan oleh anggota IKAPPMMA tapi programnya oleh BP-Ikappmma,”Tegasnya. 

Lanjutkan Sekjen itu, selama kegiatan berjalan baik itu, pencarian dana maupun kesiapan persiapan mengajak harus solit dan kompak,”Harapnya. 

“jika kita kompak untuk membangkitkan roda organisasi ini tentunya akan sukses dalam bentuk apapun yang mengadakan oleh Ikappmma itu sendiri,”Pungkiri Kudiai. 

Liputor: Maii Muyapa

Mahasiswa Apresiasi Media Kabar Mapegaa

Saat berlangsungnya Rapat Redaksi WWW.KABARMAPEGA.COM. bersama Tuan Paulus Douw ikut sertakan Karena hanya apresiasikan apa yang dia rasakan di hati selama mengikutinya. Foto: Maii Muyapa/KM.
Jayapura, (KCCM)-- Saya,   salah satu Mahasiswa perguruan tinggi di jayapura telah memberikan sebuah apresiasi kepada Hadirnya Media Online www.kabarmapegaa.com dan seluruh Pimred serta Stap Jurnalisnya. 

“sejauh ini, saya selalu mengikuti media social aliesnya (Mensos) bahwa berita-berita yang muat di media kabarmapega yang di bagikan bagus,”Biasanya.

Hal ini, telah mengapresiasikan kepada media ini, di saat rapat redaksi evaluasi dan pembetukan panitia Hut Km yang  V tahun, rabu, (08/03/2017) di tempat diruang Kerja, FKM-KP Se-Jayapura, asrama paniai, Permnas III, Jayapura.  

 “Karena, Selalu saya ikuti dan baca beirta di media ini   motivasi bagi saya dan mungkin pembaca lain juga, sehingga saya selalu semangat dan terpukur di hatiku,”Akuinya paulus douw itu kepada para jurnalis KM.

Paulus Douw, mengatakan semua komsumsi berita berita di kabarmapegaa ini sangat baik sasaran pada jiwa independensi.

Selain itu, Ia akan menutur , tepat cepat akses dalam waktu dalam berita beritanya,”Katanya. 

Maka, saya bangga dan sarankan semua jurnalis media ini, tingkatkan dan mencari berita, mengumpulkan, menulis dan mempublikasi secara actual, fakta, dan logis sesuai  tugas jurnalis yang ada,”Harapnya douw itu. 

Liputor: Maii Muyapa

Jumat, 24 Februari 2017

Masa Aksi Kesal: Pimpinan Pemda Paniai Sepi di Kantor



Massa Akasi penolakan penambangan ilegal di sepanjangan kali degeuwo/Foto: Yudas Tubou Nawipa/KM


Gabungan Masa aksi  yang di motori oleh mahsiswa menyesal Ketua DPRD dan Bupati paniai tak menerima aspira penolakan penambangan emas illegal.


Telah melakukan aksi demo damai pada pekan lalu, (1/02/2017) di titik kumpul masa aksi,  jalan baru, ujung lapangan enaotali menuju ke Kantor DPRD paniai di madi.  


Hal ini, Yosafat Mai Muyapa bahwa seluruh elemen rakyat paniai sangat kecewa dengan pimpinan lembaga eksekutif dan legislative tidak partisipasi dalam terima aspira penolakan pendulangan emas di degeuwo itu,”lihatnya.


Terjadi itu, muyapa dapat mencurigai bahwa pimpinan brokrasi adalah salah satunya actor perampas, merusak lingkungan alam hidup dan terjadi pelanggaran HAM di areal penambangan adalah pemda paniai,”Jelasnya. 


“Karena, hanya ajuhkan keluan rakyat saja larikan diri dari kantor dan keaktifan kantor sepi,”Kesalnya. 


Lanjutnya,  ia sangat sayangkan hak ulayat di degeuwo areal pendulangan emas distrik bayabiru, kab paniai  telah korbang dan sedang menderita diatas kekayaannya sendiri. 


Maka, pemda segera hentikan dedikasi pengusaha ekprorasi penambangan illegal di degouwo itu. 


Lanjut ia lagi, adanya pengusaha masuk di degeuwo adalah kembangakan konflik social dan perampasan kekayaan atau kekurasakan lingkungan bukan mensejahtrakan hak ulayat.


Kami menuntut pemda paniai tegas bahwa segera selesaikan persoalan penambangan illegal di degeuwo ini,”Harapnya. 


Tambanya,  tugas Mahasiswa sebagai control social sehingga bersama hak ulayat siap kawal hingga masalah pengurasan emas degeuwo sampai di hentikan,”Komitnya. 


Ia Katakan juga, Pemda paniai harus mengerti keberadaan masyarakat. karena yang kuasa untuk hentikan masalah ini adalah pemda paniai bukan lagi rakyat. Sebab, pemda paniai punya perdasus dan perdasi yang proteksi di lingkup kab paniai ini.”tutupnya.   


By. Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Paniai (FKM-KP) Se-Jayapura sekaligus Koorlap  Demo di tuntut penolakan penambangan emas Ilegal di sepanjang kali degeuwo. (Yosafat Mai Muyapa)

Bisu Air Mata Alam


Foto: Ilustrasi/Maii Muyapa


Oleh : Yosafat Mai Muyapa

kolega apa salaku
Sobat apa dosaku
Sahabat apa kejelekan terhadapmu

Lamanya, Siri berganti senja tiba petang terbenam
Tak terhenti permandian hujan deras

Kenapa ka di sakitiku?

Akulah alam pelindungmu
Akulah alam pemeliharamu
Akulah budimu Dan akulah sumber hidupmu
Alies sang Alam.

Cukuplah…cukuplah
lampau basahi air mataku di tanah perma pesona ini
Walau diriku menyakiti,
biarlah Air mataku berharga bagimu
kebutuhan hidupmu
kesenangan perutmu

tetapi aku hanya tergarap Pencipta
mengasihi dia pengkihanatku
sebab, dia ulah tanpa susila

Aku Hanya  berdoa.
Air mataku merupakan satu-satunya cara bagimana mata alam berbicara ketika bibir tak mampu menjelaskan apa yang membuatku terlukai dan ulahmu ku sangat tersiksai. Namun, itu biarlah mengasihi mereka agar dipulih kembali.

 


Jadilah Ramah-Mu


foto: Dock Maii Muyapa/KM
Oleh : Maiii Muyapa

Pada umumnya, manusia diciptakan oleh Tuhan Allah, hidup dan  kehidupan manusia berawal dan berakhir telah takdir oleh Pencipta-Nya sendiri. 

Sehingga, Manusia jangan anggap remehkan kebijaksanaan yang telah kita miliki. Karena, Tuhan berikan manusia “Akal Budi” lalu segala pengalaman menjadi (Pengetahuan) kita. 

Justru itu, Budi dan Pengetahuan manusia lahir untuk demi manusia dan manusia lahir untuk manfaatkan semesta kekayaan alam dunia untuk mengelolah dan menikmati selagi hidup dan kehidupan manusia.

Manusia bukan lahir untuk membunuh manusia dan bukan juga niatnya merampas milik kekayaan  orang lain. Tetapi, cukuplah apa yang dimiliki itu lalu menjaga dan pulihkan dan kandangkan di sekitar kita.          

Agar turuti penjelasan Firman. Mengatakan “Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. (Yabus 3:17)”

Memurnikan diri adalah langka pintas untuk kendalikan segala tindakan kejahatan duniawi. Tapi, jangan memurnikan diri dari tindakan kejahatan yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Karena, dirinya mudah terjebak dan segera bercenderung hidup dari kemurnian itu.   

Damaikan hati sebelum itu jika kita mendamaikan situasi kekacauan dunia. Karena, agar upaya untuk mendamaikan situasi dapat mengatasinya.

Tak mungkin dapat terjerat hukum tilang dalam proses kehidupan berjalan  dari bentuk karma kita. Bila, kita optimis turuti pada Hukum, baik itu Hukum dogmatis, hukum adat, dan hukum pemerintah.  

Barang siapa hidup dalam tulut seperti ramah. Bagi dialah akan miliki jadi peramah dunia dan jalani hidup ke arah mulus dan penjuruh diri dan sesama. 

Penulis: Belajar Untuk Berkarya, (Mai Muyapa)