Jumat, 24 Juni 2016

Derita Gubuk Rumah Rapuh

gambar : rumah rapuh yapis nabire adalah tempat tinggalku/Foto: Mai muyapa/KCCM
Oleh: Mai Muyapa


Inilah, fakta jeritan gubuk derita rumah rapuh di Yapis Nabire Papua. Rumah tersebut adalah kediamanku, tempat tinggalku, dan tempa akomodasiku, Kapasitas rumah Rapuh ini juga, ada 2 tamu depan dan belakan dan 4 kamar kecil.


Semenjak dekade 5 tahun yg lalu, penulis bersama keluarga kami berani mengambil resiko hidup namun kehidupan hidup biarpun pendapatan ekonomi sangat kritis dan sangat pesimis adanya kurang pendapatan ekonomi yang tidak tetap.


Tetapi, pada waktu itu,  tidak begitu memisahkan antara tali persahabatan atau hubungan sekeluarga biarpun begitu banyak permasalahan datang pada hidup. Sehingga, sampai pada saat ini yakni, sebagai pemimpin kepala keluarga yaitu Matias Yogi  dan Ibu rumah tangga Nanda Gobai, anak piarah Yosafat mai Muyapa dan Darian gei Muyapa, beberapa adik-adik kandung lainnya. 


Berdasarkan itu, sosok untuk mendefiniskan hidup secara hakiki bahwa  manusia bukan hanya hidup dengan harta benda kemewaan tetapi manusia mampu hidup di kategori ekonomi sederhana. Mengapa melahingkan hal itu menjadi sebuah topik untuk penulis sengaja mengankat dan klarifikasinya. 


Oleh sebab, kehidupan manusia lebih efektif ketika dalam sebuah kelompok keluarga yang hidup harmonis tanpa memandang harta kemewaan tetapi hidup aman Itulah pengertian dari pada kehidupan jeritan gubuk rumah rapuh. 


Aku bangga, atas  karyamu dan penyertaan mu Ya, Tuhan karena selama hidup dalam rumah rapuh ini secara kami keluarga besar hidup saling menyayanginya antara satu sama lainnya.

Aku salut juga, ketika pengorbananmu demi menyelesaikan dalam study sekolah menangah atas SMA/SMK dan penyeiaanmu dalam kebutuhan saya pada hidup sehari-hari salah satunya makan dan minum. Semua kebaikanmu dan semua pengorbananmu terimalah sedekah berpahala di surga. 


Enta siapa saja yang benar-benar  saling memahami saat itu, maka dialah akan menerima dan mengerti tentang hidup yang secara utuhnya. Karena apa? Berbahagialah orang yang HIDUP berteguh kepada- Nya. Sebab merekalah yang memiliki istana kerayaan surga. Salom referensi jejak lalu di yapis nabire beserta keluarga ini. 


Yapis Nabire Papua, (22/06/2016)

Penulis: Anak Kaki Abu di Jalanan.


Komunitas Coba-Coba Menulis

About Komunitas Coba-Coba Menulis

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :