Kamis, 02 Juni 2016

Oleh Kebohongan

Ilustrasi.

Karya: Agustinus Keiya
Sinarnya begitu tajam
sang mentarinya  melepaskan
siang tak jadi malam
sinar keadilannya pun berlaru.
Pergi mengintari kebisingan dunia
tapakan kaki keadilan terkunci
bila dikunjung keadilan.
Penegakan pun tidak, rajin merancan
cuma terdaftar di Undang-Undang
akhirnya, ku memilih jalan pintas.
Mengintari semak-semak berduri
merobekan jiwa penuh harapan
terluka hati yang penuh keadilan
hidup pun dalam barah
akhirnya hak yang kupunyai pun terlaris.
Oleh kebohongan
keadilan di perkosa
kebenaran dibungkam manusia
hidup bagai tak ber-Tuhan.
Bagi segelintir orang
berbahagia hidup untuk keuntungan hidup
sedangkan dia (rakyat jelata).
Hidup untuk di siksa,
dihina diadili oleh kebohongan.

14 Mei 2016

Komunitas Coba-Coba Menulis

About Komunitas Coba-Coba Menulis

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :