Kamis, 29 Juni 2017

Hidup Itu Bukan Nihil


Foto: Pribadi Abeth Nego Yunai


Oleh: Abeth Nego Yumaibo

Sengaja mengambil topik ini, sejauh ini secara pribadi atau kelompok proses menjalani hidup seperti kebetulan dan spontan. Pada hal, Tuhan menciptakan manusia itu bukan kebetulan tetapi ada makna special yang telah takdirkan bersamaan dengan Manusia.

Sehingga Manusia adalah makluk yang layak mengolah semesta yang ada di permukaan bumi bakan selain itu menatakan tatanan kehidupan personil hingga kelompoknya, Pandangan manusiawi muda mengatakan “Walaupun aku hidup tapi bukan maknanya hanya nihil”.

Setiap insang manusia pentingnya menyediakan tempat sampah sebelumnya berkehidupan di lingkungan tempat tinggal kami, kantor, sekolah, maupun dimana tempat anda berada. Apa ka betul atau tidak? “Hidup tanpa tempat sampah hakekatnya nihil.

Sangat betul. Alasanya sediahkan tempat sampah pada tempatnya. Jika sampah itu membuang sembarang bukan pada tempat maka ulah manusia tersebut bisa mengakitbatkan musibah luapan air, erosi, longcor dan menghirup napas manusia bisa meracuni karena bauh sampahnya.

Jika kenakalan kita segera buang pada di tempatnya. Lalu dibakar agar hasil bakaran bisa daul ulang menjadi pupuk. Dan pupuk tersebut bisa memupuk pada tanaman pohon tersebut untuk dapat bertumbuh dengan baik.

Karena tanaman akan produksikan buah dengan baik tetapi tanaman di atas tanah giat atau tanah tandus menghasilkan buah dan pertumbuhan pohon tetap akan mati tanamannya dan tidak menghasilkan buah.

Jika, Syarat utama untuk menanam pohon maka sebelum tanam bibit tanaman itu tentunya si penanam itu terlebihnya mempersiapkan bahan bahan serta bibit pohon tersebut itu. Setelah itu, Ia juga bisa membersihkan tempat atau lahan untuk menanam bibit tanaman itu. lalu mencangkur tanah dan menanamnya. Agar pertumbuhan bisa bertumbuh dengan baik.

Sama persis dengan kehidupan manusia jarang kita melakukan hal-hal kecil malas untuk mengerjakan tapi kerjakan hal kecil tuntaskan maka hal besar akan terbawah menuju kesuksesannya.

Belajar dari kegagalan, kelemahan musti ada bekal atau makna dalam perjuangan pribadi menjadi seutunya.

Selamat Membaca!! Penulis: Gaii Yumai  



Komunitas Coba-Coba Menulis

About Komunitas Coba-Coba Menulis

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :